Ini 'Ketidakkonsistenan' Jokowi soal Legislasi
Anonymous
Jakarta
Tidak sampai di situ, kritik Jokowi atas program legislasi DPR bersambung dalam acara Rapat Kerja Pemerintah mengenai Percepatan Pelaksanaan Berusaha di Daerah di Hall B3, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu 28 Maret 2018. Narasi kritikannya tidak jauh berbeda dengan acara-acara sebelumnya.
"Saya sudah sampaikan juga ke DPR, sekarang buat undang-undang enggak usah banyak-banyak, satu, dua, tiga, cukup tapi kualitasnya yang baik, mempercepat pertumbuhan ekonomi, yang memberikan dorongan pada pertumbuhan ekonomi, yang memberikan beban kepada rakyat semakin ringan. Perda-perda seperti itu. Enggak usah banyak-banyak. Semakin banyak aturan main yang kita buat semakin ruwet negara ini," kata Jokowi seperti dikutip dari tirto.id.
Nah, DPR dalam masa sidang 2017 hingga 2018 ini sudah merampungkan 16 undang-undang. Tentu jumlah itu banyak, lebih dari satu atau tiga undang-undang seperti yang diharapkan Jokowi. 'Prestasi' ini dipuji langsung Jokowi.
Tetapi pujian itu sangat menggelitik ketika diucapkan langsung Jokowi yang kontradiktif dengan kritikannya selama ini. Apakah semua undang-undang itu mendukung pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi?
Semoga demikian dan tidak ada lagi keinginan atau harapan dari pemerintah setiap tahun agar DPR hanya memproduksi satu undang-undang apalagi kritikan itu hanya karena emosi atau lantaran berbeda selera.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
