Hmm… Tumben Yusuf Kohar Sependapat Herman HN

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

5 Agustus 2018 17:37 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Flyover yang menghubungkan Jl. Pramuka, Kemiling-Jl. Indra Bangsawan, Rajabasa. FOTO: RILISLAMPUNG.ID
Rilis ID
Flyover yang menghubungkan Jl. Pramuka, Kemiling-Jl. Indra Bangsawan, Rajabasa. FOTO: RILISLAMPUNG.ID

RILISID, Bandarlampung — Bukan rahasia lagi jika hubungan Wali Kota Bandarlampung Herman HN dengan Wakilnya, M Yusuf Kohar, kurang harmonis. Itu terlihat dengan kerapnya pernyataan Yusuf Kohar yang tak sejalan dengan sejumlah program Herman HN.

Seperti, pembangunan flyover Mal Boemi Kedaton (MBK) dan underpass Universitas Lampung yang menurut Yusuf Kohar tidak perlu dilakukan dan memboroskan anggaran.

Namun kali ini, Yusuf Kohar sependapat dengan rencana pembangunan dua flyover tahun 2019, yakni  flyover di Jalan Komarudin Rajabasa, dan Jalan Untung Suropati, Labuan Ratu. Ia menilai pembangunan tersebut sangat diperlukan.

Ditanya mengenai pernyataannya yang sependapat dengan Herman HN, Yusuf Kohar mengaku hanya menjalankan tugas sebagai wakil wali kota. 
"Saya kan hanya menjalankan tugas saya. Kalau kata saya memang nggak perlu ya pasti saya bilang nggak perlu. Kalau kata saya apa yang diprogramkan itu memang bagus, pasti saya bilang bagus. Selama itu benar pasti saya bilang benar meski saya tidak diberdayakan," kata Yusuf Kohar, Minggu (5/8/2018).

Yusuf Kohar mengatakan, pembangunan flyover di Jalan Komarudin dan Jalan Untung Suropati dianggap memang perlu dilakukan karena dua titik tersebut memang rawan kemacetan. 

"Dua jalan itu kan memang macet, apalagi kalau sudah pagi dan sore. Memang sudah waktunya dibuatkan flyover, kalau dua itu aku setuju. Harusnya dari dulu dibangun flyover di sana, daripada flyover MBK dan underpass Unila," terangnya.

Menurutnya, selain kedua titik tersebut masih banyak jalan lainnya yang perlu dibangun flyover. 
"Seperti di Jalan Sultan Agung dan Jalan Urip Sumoharjo itu perlu dilakukan pembangunan underpass atau flyover karena memang titik macet. Apalagi kalau kereta lewat, pasti macet panjang," tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Iwan Gunawan, membenarkan jika proyek akan masuk pada APBD 2019.

"Rencana pembangunan di dua titik yaitu di Jalan Untung Suropati dan Jalan Komarudin, itu rencananya akan kita laksanakan di 2019. Sekarang kita sudah melaksanakan visibility studies untuk kegiatan, kesimpulannya kedua titik tersebut layak dibangun flyover," kata Iwan.

Dia menuturkan, untuk tahun ini pihaknya belum menganggarkan biaya pembebasan lahan di sekitar lokasi. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya