Forum Silaturahmi Muli Mekhanai Lamteng Nyatakan Netral di Pilkada 2020

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Lampung Tengah

1 Desember 2020 15:45 WIB
Daerah | Rilis ID
Keluarga besar FSMM Lamteng saat melaksanakan acara halabihalal sebelum masa pandemi Covid-19. FOTO: IST
Rilis ID
Keluarga besar FSMM Lamteng saat melaksanakan acara halabihalal sebelum masa pandemi Covid-19. FOTO: IST

RILISID, Lampung Tengah — Ketua Forum Silaturahmi Muli Mekhanai Lampung Tengah (FSMM Lamteng) Rosim Nyerupa menyatakan organisasinya netral dalam Pilkada Serentak 2020.

Rosim membantah jika FSMM Lamteng mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang marak beredar di media sosial.

"FSMM Lamteng merupakan wadah berkumpulnya muda-mudi lokal dari berbagai kampung yang ada di Lampung Tengah. Sesuai dengan tujuan awal berdirinya, kita fokus pada pendidikan, sosial dan kebudayaan,” kata Rosim dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/12/2020).

Sejak awal berdiri, lanjut Rosim, pemuda-pemudi yang tergabung dalam FSMM Lamteng terdiri dari berbagai latar belakang usaha dan profesi yang beragam.

"Puwakhei-puwakhei kita yang tergabung dalam organisasi ini ada yang ASN, pengusaha, wiraswasta, Polri, jurnalis, kader partai, bahkan penyelengga pemilu dan lain-lain," ujarnya.

Demi menjaga hati dan menghargai latar belakang usaha dan profesi, FSMM Lamteng secara kelembagaan menyatakan netral dalam Pilkada 9 Desember.

"Kami putuskan netral ketimbang mendukung salah satu paslon. Semua ini demi keutuhan lembaga dan silaturahmi tetap terjaga dengan baik. Apalagi yang ASN serta penyelenggara pemilu yang tidak boleh memihak," tegas Rosim.

Rosim menambahkan FSMM mengambil sikap sebagai kontrol sosial dengan terus mengawal penyelenggaraan pemilu yang bebas dari hal yang mencederai demokrasi di Lamteng.

"Dalam politik kita punya hak yang sama, apapun pilihan politik kita. Ketika elit politik mendapatkan kekuasaan, kita tidak boleh kehilangan persahabatan. Jadi, jika ada yang mengatasnamakan lembaga itu tidak benar melainkan dukungan secara pribadi saja," ungkapnya.

Pihaknya mengembalikan ke pilihan masing-masing sebagai wujud kemerdekaan berpikir dan kebebasan bersikap karena setiap individu memiliki hak untuk menentukan pilihan politiknya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya