Facebook Pastikan Tidak Ada Akun Indonesia Tersedot Cambridge Analytica

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

10 Juli 2018 22:16 WIB
Nasional | Rilis ID
Petinggi Facebook saat memberikan keterangan di Komisi I DPR. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Petinggi Facebook saat memberikan keterangan di Komisi I DPR. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan investigasi awal yang dilaporkan Facebook kepada pihaknya dalam surat tidak terdapat akun dari Indonesia yang bocor terkait kasus Cambridge Analytica.

"Investigasi awal tidak ada satu pun yang namanya dari Indonesia tersedot Cambridge Analytica ini," ujar Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Semuel mengatakan hasil investigasi awal tersebut senada dengan tidak adanya laporan masyarakat yang merasa akunnya bocor kepada Polri.

Dalam investigasi awal itu juga disebutkan dari laporan sebelumnya sebanyak 87 juta akun yang disalahgunakan datanya oleh Cambridge Analytica, ternyata hanya 30 juta dan hanya di AS.

Semuel mengatakan berdasarkan investigasi awal juga ditemukan tidak ada pelanggaran pengamanan data yang dilakukan Facebook dan Cambridge Analytica tidak pernah sekalipun menembus pengamanan data itu.

Adapun informasi yang dapat dibagikan tergantung pada pengaturan privasi masing-masing akun Facebook.

"Tidak ada kebocoran, yang ada sesuai dengan perjanjian Facebook dengan Cambridge Analytica itu juga dibatasi bagaimana pengaturan privasi levelnya," kata Semuel.

Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan mengatur privasi media sosial apabila tidak ingin informasinya dibagikan secara umum.

Kominfo pun akan terus memantau perkembangan investigasi yang masih terus berjalan itu untuk mengetahui informasi selanjutnya.

"Harapan pemerintah semua aplikasi mematuhi aturan Indonesia," kata dia.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya