Duh, Tubaba Hilang Pendapatan Rp145 Miliar
Joni Efriadi
Tulangbawang Barat
Atas berkurangnya pendapatan ini, maka dilakukan penataan belanja daerah sebesar Rp121,788 miliar. Nilai ini menurun 11,33 persen dari belanja daerah sebelum perubahan, yaitu Rp1 triliun sehingga total belanja keseluruhan pada APBD-P menjadi Rp952 miliar.
”Perubahan belanja tersebut dilakukan dengan menata dan mengurangi belanja tidak langsung. Jika semula Rp497 miliar menjadi Rp493 miliar,” jelas Umar.
Untuk belanja langsung juga mengalami perubahan menjadi Rp459 miliar dari sebelumnya Rp576 miliar.
Pada sisi penerimaan pembiayaan terjadi kenaikan Rp16 miliar dari semula Rp105 miliar, menjadi Rp122 miliar. Ini disebabkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumya (silpa) Rp52 miliar.
Selanjutnya, pada sisi pengeluaran pembiayaan berkurang Rp7 miliar. Jika semula Rp19 miliar, kini Rp12 miliar. Pengeluaran pembiayaan ini untuk pembayaran pokok utang Rp11 miliar.
Umar karenanya menyebut perubahan KUA-PPAS APBD 2020 dilakukan dengan tujuan untuk optimalisasi pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2020. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
