Buka MTQ Nasional ke-27, Bukti Jokowi Dekat dengan Umat Islam

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Medan

8 Oktober 2018 20:10 WIB
Nasional | Rilis ID
Presiden Jokowi bersama para ulama. FOTO: Dok Setkab.
Rilis ID
Presiden Jokowi bersama para ulama. FOTO: Dok Setkab.

RILISID, Medan — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memuji Presiden Joko Widodo yang menghadiri langsung dan membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27 di Kota Medan, Sumatra Utara, pada Minggu (7/10/2018) kemarin. 

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB, Daniel Johan, kehadiran Jokowi itu merupakan bukti kedekatan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut terhadap umat Islam. 

"Pak Jokowi memang dekat dangan umat Islam dan ulama," kata Daniel di Jakarta, Senin (8/10/2018). 

Daniel menegaskan, kehadiran Jokowi yang membuka MTQ Nasional itu menjadi salah satu bukti ketidakbenaran tuduhan yang dialamatkan kepada orang nomor satu di Indonesia tersebut selama ini. 

"Namanya juga tuduhan, ya enggak benar lah itu," ujarnya. 

Dia menilai, kehadiran Jokowi di arena MTQ Nasional ke-27 itu untuk memberikan dukungan  kepada seluruh peserta. Selain itu, menurutnya, juga untuk terus mendukung Islam yang damai dan berkemajuan. 

"Tentu ini untuk memperkuat iman dan ketakwaan, memberi spirit kepada seluruh peserta, untuk memperkuat Islam yang damai dan maju," tandasnya. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27 di Arena Utama MTQ Nasional, Kota Medan, Sumatra Utara.

Dalam sambutannya, Presiden mengingatkan pentingnya Alquran sebagai petunjuk bagi manusia yang mengandung penjelasan-penjelasan tentang yang hak dan yang batil.

Alquran juga menjadi petunjuk untuk memperkokoh akhlakul karimah, membangun kehidupan yang beradab, dan menerapkan ide-ide besar serta ide-ide mulia dalam untuk kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya