Bakar Beduk Masjid Bekas, Warga Gedongtataan Diprotes
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Niat hati untuk bersih-bersih masjid, Saminggan malah diprotes warga.
Pasalnya, warga tidak terima apa yang dilakukan Minggan –sapaan akrabnya. Ia membakar bekas beduk masjid.
Pembakaran beduk di Masjid Al-Hidayah Dusun Sepakat Desa Sukadadi, Gedongtataan ini berbuntut panjang.
Sampai-sampai aparat Polres Pesawaran turun ke lokasi untuk mengamankan situasi.
Perdamaian pun dilakukan di rumah Kepala Dusun Sepakat, Sutikno. Hadir Kades Rudi Maryoto dan Kanit Intel Polres Pesawaran Iptu Yuhedi.
Rudi mengatakan, kejadian ini hanyalah kesalahpahaman.
"Intinya bekas beduk yang sudah tidak terpakai. Kayunya sudah lapuk. Jadi apa yang disampaikan, beduk masjid yang masih terpakai dibakar tidak benar,” ujarnya.
Hal ini ia sampaikan usai musyawarah yang dilakukan antara Saminggan dan beberapa warga, Selasa (1/12/2020).
Rudi menjelaskan, permasalahan ini sudah diselesaikan. Tuntutan warga yang meminta beduk baru pada Saminggan juga sudah dipenuhi.
"Yang bersangkutan sudah mengakui. Tidak ada niat membakar beduk yang masih dipergunakan. Sudah izin juga sama takmir masjid," bebernya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
