Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan Tenau NTT

Sukma Alam

Sukma Alam

Kupang

20 Juni 2018 09:31 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supartman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supartman

RILISID, Kupang — Kepala Bidang Humas PT Pelindo, Willis Aji, mengemukan arus balik Lebaran di Pelabuhan Tenau Kupang, NTT, hingga H+4 tercatat sudah mencapai puluhan ribu penumpang.

"Arus balik penumpang di tahun 2018 ini tercatat meningkat dibandingkan periode H+4 pada Lebaran tahun 2017 lalu sebanyak 25.445 orang," kata Willis Aji, di Kupang, Rabu (20/6/2018).

Pihaknya mencatat jumlah penumpang arus balik Lebaran yang turun di Pelabuhan Tenau hingga H+4 sebanyak 12.038 orang.

Para penumpang ini, lanjutnya, memanfaatkan layanan penyeberangan kapal Pelni maupun kapal cepat antarpulau dengan rute dari berbagai kabupaten di NTT menuju Kota Kupang.

"Banyak orang yang memilih akomodasi penyeberangan yang disiapkan Pelni karena kondisi cuaca berupa gelombang tinggi di perairan sehingga tidak menggunakan kapal feri," katanya.

Ia mengatakan, sementara penumpang yang naik di pelabuhan setempat hingga H+4 tercatat sebanyak 14.496 orang.

Ia menjelaskan, para penumpang yang naik umumnya berasal dari daerah-daerah di Pulau Timor dan sekitarnya yang menggunakan pelayaran kapal Pelni menuju ke luar NTT.

Willis menambahkan, untuk mendukung kelancaran layanan penumpang arus balik di Pelabuhan Tenau, telah dibentuk posko pengamanan Lebaran 2018 yang disiagakan hingga H+15.

Posko ini merupakan gabungan berbagai unsur seperti Pelindo III Tenau Kupang, TNI-Polri, serta berbagai pemangku kepentingan terkait di bawah koordinasi Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tenau.

"Dari H-15 hingga nanti H+15 Lebaran, posko gabungan ini terus bersiaga untuk menjamin kelancaran dan keamanan para penumpang yang melalui Pelabuhan Tenau," katanya

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya