APJI Optimistis Capai Target Produksi Jagung Nasional
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) optimistis produksi jagung hingga akhir tahun 2018 bisa mencapai target.
"Kita optimistis target tercapai, karena panen di tahun ini mencakup lahan yang luas," kata Ketua APJI, Sholahuddin, di Jakarta, Sabtu (4/8/2018).
APJI mencatat, realisasi produksi jagung hingga Juli 2018 mencapai 19 juta ton dari total target 30 juta ton.
"Target sekitar 30 juta ton Insya Allah tercapai. Saat ini sudah hampir mencapai 18 hingga 19 juta ton per Juli. Pada Triwulan I, produksi mencapai 12,5 ton," kata
Sholahuddin menyebut, realisasi produksi jagung sebesar 19 juta ton tersebut berasal dari panen semester I sebesar 75 persen.
Produksi tersebut, lanjutnya, didukung panen raya yang mencapai 45 persen.
"Harapan kita, produksi dalam negeri tetap baik agar harga pakan ke depan stabil. Karena jagung menjadi 40 persen komponen dari pakan ternak," jelasnya.
Sementara itu, Kementerian Pertanian menggandeng Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) untuk menyerap hasil produksi jagung milik petani tersebut.
Data Kementerian Pertanian mencatat, penyerapan jagung GPMT telah mencapai 2,83 juta ton atau meningkat 32,8 persen sepanjang Januari hingga Mei 2018.
Penyerapan ini meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
