Kalah Dramatis dari Arema, Pelatih Bhayangkara FC Kecewa Berat
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Arema FC butuh kemenangan untuk menjaga persaingan di papan atas, sedangkan Bhayangkara mencari kemenangan perdana setelah kalah dari Borneo FC pada pekan pembuka dan imbang kontra PSM Makassar di pekan ke-2.
Gol cepat lahir pada menit ke-10. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, sepakan keras Fareed Sadat gagal dibendung Adi Satryo dan membawa Bhayangkara unggul 0-1.
Namun, Arema berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-39. Crossing John Alfarizie gagal diantisipasi Leo Silva dan bola liar disambar Dalberto yang dengan mudah menaklukkan kiper Awan Setho.
Menjelang turun minum, Arema hampir membalikkan keadaan lewat tendangan keras Paulinho, namun berhasil dimentahkan Awan Setho. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan menurun. Kedua tim bermain lebih hati-hati sehingga duel berlangsung alot.
Saat laga seakan berakhir imbang, drama terjadi di masa injury time. Dalberto dijatuhkan Muhammad Ferarri di kotak penalti, dan dirinya sendiri yang mengeksekusi dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 2-1 di menit 90+7.
Tambahan gol itu sekaligus menjadi koleksi kelima Dalberto musim ini. Kemenangan membuat Arema FC naik ke puncak klasemen sementara, menggeser Persija Jakarta.
Sebaliknya, Bhayangkara masih terpuruk di dasar klasemen dengan raihan satu poin dari tiga laga. (*)
Paul Munster
Bhayangkara FC
The Guardians
Liga 1
Sepakbola Lampung
Arema FC
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
