Strategi Menyambut Tahun Anggaran 2022
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Keenam, melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero-based budgeting agar belanja lebih efisien.
Untuk APBN tahun 2022, tetap melanjutkan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang pelaksanaannya disesuaikan dengan proyeksi perkembangan Pandemi Covid-19.
Adapun fokus pemerintah untuk bidang kesehatan tidak berbeda seperti tahun lalu yakni antara lain meliputi vaksinasi, pemberian insentif nakes, perawatan pasien covid, serta peningkatan kemampuan sektor kesehatan menghadapi pandemi lanjutan dan tentunya terus mendorong kemandirian sektor farmasi untuk penyediaan vaksin dan obat Covid dalam negeri.
Sedangkan untuk perlindungan sosial, program-program bantuan terus dilanjutkan sebagai upaya pemerintah membantu masyarakat terdampak, serta terus meningkatkan kualitas data penerima melalui sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bantuan langsung kepada masyarakat, termasuk sektor usaha kecil akan terus diluncurkan sebagai cara negara mengokohkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi pandemi yang belum dapat diprediksi kapan akan berakhir.
Sektor lain yang mendapat perhatian khusus diantaranya pembangunan infrastruktur strategis, perluasan kawasan sentra produksi pangan, pengembangan daerah pariwisata dan pembangunan TIK yang terintegrasi.
Khusus terkait peningkatan efisiensi anggaran, diterapkan penganggaran zero-based budgeting. Reformasi sistem penganggaran ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan efisiensi APBN, tapi juga mensinergikan penganggaran pusat dan daerah dalam upaya antisipatif menghadapi kondisi ketidakpastian akibat pandemi saat ini.
Berdasarkan kebijakan tersebut maka fokus APBN 2022 tetap pada pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Hal ini menandakan bahwa APBN terus menjadi instrumen negara dalam menjaga kualitas hidup rakyatnya. Apalagi kondisi saat ini, maka APBN menjadi tool utama dalam membantu masyarakat untuk tetap survive menghadapi pandemi.
Selain itu, efisiensi dan efektivitas APBN melalui penerapan zero-based budgeting menjadi salah satu upaya yang dilakukan agar setiap rupiah yang dikeluarkan dari kas Negara, dapat menghasilkan output yang diharapkan.
Target Kinerja Lampung 2022
Tahun 2022, Lampung diguyur APBN sebesar Rp29,43 triliun yang terbagi atas belanja Kementerian Negara/Lembaga sebesar Rp8,36 triliun dan TKDD sebesar Rp21,07 triliun.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
