Seleksi Sedarah
lampung@rilis.id
Nah, di fit and proper test itulah, Nisa'ul harus menghadapi para anggota Komisi I DPRD Lampung. Yang wakil ketuanya adalah ayah kandungnya: Mardani Umar.
Pun Resyi. Yang juga menghadapi kakak kandungnya: Mirzalie. Sebagai anggota komisi I DPRD Lampung.
Memang tidak "haram" anak dan adik kandung lolos seleksi. Kendati di tim yang menyeleksinya ada ayah dan kakak kandung. Seperti kata Ketua Komisi 1 DPRD Lampung Bang Yozi Rizal. Di media online yang saya baca.
Gibran saja mencalonkan diri menjadi Wali Kota Solo. Kendati ayahnya menjabat presiden.
Eva Dwiana juga demikian. Mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bandarlampung. Meski suaminya saat ini menjabat wali kota.
Toh, politik dinasti memang tak masalah kan di negara ini?
Tak ada aturan yang melarang itu. Meski terkadang banyak yang "nyinyir". Terkait hal tersebut.
Kemungkinan, yang "nyinyir" itu khawatir ada conflict of interest.
Sebab, sebuas-buasnya singa, tak akan memangsa anaknya sendiri. Pasti dibela.
Pun saudara sedarah. Kebangetan sekali singa itu jika tak membela saudara sekandungnya. Ketika sedang berjuang.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
