Perekonomian Lampung on Track
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Adapun untuk belanja pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung tahun 2021 terealisasi Rp27,93 triliun atau 90,1% dari pagu.
Pendapatan Asli Daerah tahun ini berhasil tumbuh 7,40% (yoy) setelah terkontraksi cukup dalam di tahun 2020 sebagai efek pandemi.
Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga mencatatkan kinerja yang baik dengan Rp8,46 triliun kepada 242.833 debitur untuk membantu akses permodalan usaha bagi pelaku UMKM.
Hasil ini menempatkan Lampung pada peringkat 8 nasional penyaluran KUR tertinggi dan peringkat 3 di regional Pulau Sumatera.
Skema subsidi bunga KUR yang diberikan pemerintah turut membantu perekonomian masyarakat pulih dari kondisi pandemi.
Kinerja belanja negara (APBN dan APBD) Provinsi/ Kabupaten/ Kota Lampung 2021 tersebut, menjadi modal dan keunggulan Lampung dalam menyambut strategi fiskal tahun 2023
Hasil Kajian Fiskal
Mengutip Hasil Kajian Fiskal Regional (KFR) Kanwil DJPb Provinsi Lampung, belanja pemerintah untuk fungsi pendidikan dan kesehatan berbanding lurus dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Dalam kajian tersebut, peningkatan belanja pendidikan 1 persen akan meningkatkan IPM sebesar 0,007 persen.
Belanja untuk fungsi pendidikan di antaranya digunakan untuk membiayai program Wajib Belajar 12 tahun, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), beasiswa dan bantuan pendidikan kepada siswa tidak mampu dan siswa berprestasi, dan kegiatan lainnya yang secara langsung berdampak pada peningkatan rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah yang membentuk dimensi pengetahuan pada perhitungan IPM.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
