Mati Bersama Esti
Wirahadikusumah
”Di fitnah itu tidak enak sekali mas,” katanya.
Namun, terus dia, dirinya yakin, bukti yang ada padanya saat ini, mengarah ke kebenaran. Siapa sosok dan jaringannya, dia mengaku mengetahuinya.
Saya lalu mengatakan kepadanya, banyak pihak berharap dan mendukungnya untuk membongkar semuanya. Itu banyak disampaikan masyarakat melalui media sosial. Termasuk ada di Facebook Rilis Lampung.
Mbak Esti menyatakan siap membongkarnya. Dengan bukti-bukti yang dipegangnya saat ini. Namun, ia berharap, pihak yang mendukungnya tidak hanya sekadar omong. Sebab, semua itu membutuhkan biaya.
”Begini mas, suatu proses itu ada cost, Misalnya saya laporkan ke DKPP, memangnya untuk hadir ke sana, saya tidak butuh biaya?” jawabnya.
Termasuk jika sampai harus menyewa lawyer. Dia mengaku tidak punya uang untuk membayarnya.
”Secara ekonomi saat ini saya tidak mampu. Mas lihat saja kondisi saya saat ini. Rumah saya ini seperti apa? Plafon saja tidak ada,” ucapnya.
Apalagi, kata Mbak Esti, yang akan dihadapi untuk membongkar itu bukan ”orang biasa-biasa saja”. Karenanya, dia membutuhkan back up. Baik materil, maupun non-materil.
Menurutnya, untuk membongkar itu semua butuh persiapan matang. Dari mulai data, bukti, mental, dan finansial.
Karenanya, saat ini, dia belum bisa membeberkan bukti yang dimilikinya kepada media. Dia khawatir, ada upaya yang dilakukan orang lain untuk menghilangkan barang bukti tersebut. Meskipun, bukti-bukti yang ada padanya saat ini, sudah di backup. Oleh seseorang yang dipercayanya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
