Apa yang Kita Wariskan?

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

21 Desember 2020 16:57 WIB
Perspektif | Rilis ID
Oleh: Wasril Purnawan (Kabag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Lampung)
Rilis ID
Oleh: Wasril Purnawan (Kabag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Lampung)

Sebagaimana kata Julius Caesar dalam lakon Shakespeare: ”A coward dies thousand times before his death. But the valiant taste the death but once”

Gus Dur adalah oase. Di tengah ramainya para demagog yang gemar menghasut massa demi kuasa, ia mewariskan elegannya laku ksatria yang tak sudi menggadai bangsa.

”Adakah yang tahu kapan saat kembali?”

Setelah kembali, siapa peduli?

Atau hilang ditelan bumi?

Masihkah ngotot membanting tulang untuk mewariskan ”hanya” pada anak dan keluarga saja?

Ataukah ada sesuatu yang lebih luas yang ingin diwariskan demi maslahat peri kehidupan sosial?”

”Kita semua hidup di bawah langit yang sama, tapi tak semua dari kita punya horison yang sama" Begitu kata Konrad Adenauer negarawan Jerman.(*)

Menampilkan halaman 4 dari 4
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya