Tuntut Kesempatan Kerja, Anak Karyawan BUMN Deklarasikan FKPPIB di Lampung
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Karena itu, FKPPIB akan menjadi saluran agar anak-anak bisa mendapat subsidi dari BUMN agar dapat mencapai cita-citanya.
Bidang selanjutnya adalah mensinergikan antara kompetensi dan tingkat pendidikan anak-anak karyawan untuk bisa mendapat lapangan kerja di BUMN.
Andi mengatakan, saat ini tidak ada mekanisme apapun yang legal bagi karyawan untuk bisa menjadi pewaris pekerjaan orang tuanya.
“Kita harus buka peluang itu, tetapi harus dengan mekanisme yang legal dan terukur sesuai kompetensi dan kapablitasnya,” kata dia.
Tiga bidang lain yang akan menjadi ladang perjuangan FKPPIB adalah soal ekonomi yang mensinergikan program Tanggung Jawab Sosial kepada Lingkungan (TJSL, CSR) BUMN yang bisa diakses oleh anak karyawan secara berkeadilan.
Lalu, masalah fasilitasi BUMN kepada anak-anak yang memiliki talenta di bidang seni, budaya, olahraga, dan keagamaan.
Meski digelar terbatas, deklarasi FKPPIB di salah satu kafe di Kawasan Pendidikan Bandarlampung tampak semarak.
Peserta deklarasi didominasi anak-anak milenial yang sedang kuliah di beberapa perguruan tinggi di Bandarlampung, Pelembang, Bengkulu, Metro, Kotabumi, dan daerah lainnya.
Puluhan karangan bunga dari berbagai organisasi dan instansi memenuhi halaman kafe sampai ke jalan protokol.
Pada satu sesi acara, ada dua mahasiswa yang membacakan tata nilai pergerakan organisasi yang mengadobsi dari tagline Kementerian BUMN. Yakni, akhlak yang diuraikan secara maknawi dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab.
anak karyawan BUMN
deklarasikan FKPPIB
Forum Komunikasi Putera-Puteri Indonesia Bersatu
Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
