Sejarah RSUDAM! Sukses Pisahkan Bayi Kembar Siam dalam Waktu Lima Jam

Muhaimin Abdullah

Muhaimin Abdullah

Bandarlampung

16 Maret 2023 13:25 WIB
Humaniora | Rilis ID
Proses operasi pemisahan bayi kembar siam di RSUDAM, Rabu (15/3/20239. Foto: Humas RSUDAM
Rilis ID
Proses operasi pemisahan bayi kembar siam di RSUDAM, Rabu (15/3/20239. Foto: Humas RSUDAM

Untuk memastikan kondisi bayi tetap stabil pascaoperasi, keduanya ditempatkan di ruang ICU. 

"Tim berusaha sebaik mungkin agar bayi Afifah dan Aliyah bisa hidup sewajarnya sesuai yang diharapkan," tuturnya.

Billy memaparkan kesulitan saat melakukan operasi adalah saat memisahkan dua lever yang menempel.

"Karena, risiko pendarahan tinggi dan banyak organ lain yang bersinggungan," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Instalasi Anestesi dan Intensif Terpadu serta Manajemen Nyeri RSUDAM, dr Imam Ghozali, menjelaskan fokus pengawasan. 

Menurut dia, dalam proses pemulihan ini harus dikontrol fungsi paru-paru, jantung, peredaran darah, urine, dan kemampuan menelan. 

"Kita belum melewati 24 jam. Sejauh ini semua berjalan dengan baik," katanya.

Ia menyampaikan target pemulihan agar bayi tersebut bisa keluar dari ICU adalah lima hari. 

Di sisi lain, keberhasilan operasi pertama pemisahan bayi kembar siam ini menjadi kado bagi HUT ke-59 Lampung. 

Ya. Provinsi ini akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang jatuh pada Sabtu (18/3/2023). (*) 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Operasi Kembar Siam

RSUDAM

HUT ke-59 Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya