Sambut Ramadhan, MPAL Pesawaran Gelar Acara Bulimau

Darmansyah Kiki

Darmansyah Kiki

Pesawaran

19 Maret 2023 18:13 WIB
Ramadhan | Rilis ID
MPAL Pesawaran menggelar Balimau di sungai Wisata Bronjong, Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Minggu (19/3/2020).
Rilis ID
MPAL Pesawaran menggelar Balimau di sungai Wisata Bronjong, Desa Cipadang, Kecamatan Gedong Tataan, Minggu (19/3/2020).

RILISID, Pesawaran — Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah tahun 2023, Majelis Punyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Pesawaran, menggelar Festival Budaya Bulimau atau Belangikhan, untuk menyucikan diri saat memasuki bulan suci umat muslim tersebut.

Ketua Umum MPAL Kabupaten Pesawaran Farifki Zulkarnayen gelar Suntan Junjungan Makhga mengatakan, bulimau ini  mengandung filosofi sakral yang artinya membersihkan diri, hati dan pikiran menjelang Bulan Suci Ramadhan.

"Bulimau ini merupakan tradisi adat Lampung sejak jaman dahulu, dan Alhamdulillah saat ini kita bisa membangkitkan lagi untuk melestarikan tradisi Bulimau ini. Sehingga anak cucu kita bisa mengetahuinya," kata Farifki, saat melaksanakan acara Festival Bulimau atau Belangikhan di aliran sungai Wisata Bronjong Desa Cipadang Kecamatan Gedong Tataan, Minggu, (19/3/2023).

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Kepala Desa Cipadang Sugianto yang telah mendukung serta memfasilitasi sehingga terselenggaranya acara ini.

"Terimakasih Bapak Bupati yang telah menjunjung tinggi adat dan budaya yang ada di Bumi Andan Jejama. Kepada Kepala Desa Cipadang juga yang telah memberikan fasilitas di sungai Wisata Bronjong ini," ujarnya.

Farifki menambahkan, Bulimau merupakan bentuk kearifan lokal yang perlu ditonjolkan dan sangat erat kaitannya dengan agama kita Islam.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengaku sangat menyambut baik atas terselenggaranya Festival Bulimau atau Belangikhan tersebut. Ia berharap, festival ini menjadi salah satu upaya pelestarian adat dan budaya Lampung sekaligus menjadi ajang promosi wisata Pesawaran kepada masyarakat luas.

Dijelaskan Dendi, masyarakat Pesawaran memiliki ragam budaya yang khas dan unik, mulai dari adat istiadat, bahasa, dan sastra, tradisi, kesenian, arsitektur tradisional, hingga makanan tradisional. 

"Budaya Lampung juga memiliki basis budaya yang kuat. Ini merupakan sumber ekonomi wisata yang dapat dikembangkan, termasuk wisata sejarah, serta memiliki potensi ekonomi kreatif dengan memadukan antara kreativitas seni dengan teknologi," ujarnya.

Oleh karena itu, pada acara ini sangat strategis sebagai wahana untuk memelihara, melestarikan dan mengembangkan budaya Lampung masa kini dan masa depan. menurutnya, Bulimau atau Belangiran merupakan budaya turun temurun.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

MPAL Pesawaran

Gelar Balimau

Jelang Ramadhan

Wisata Bronjong

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya