Panen Raya

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

16 Mei 2020 06:01 WIB
Budaya | Rilis ID
Cerpen Muhammad Harya Ramdhoni. ILUSTRASI: Pixabay
Rilis ID
Cerpen Muhammad Harya Ramdhoni. ILUSTRASI: Pixabay

”Apakah anda saudara Amat, Ketua Partai Komunis,” tanya Broto.

”Ya. Sayalah Amat, Ketua Komite Sentral Partai Komunis,” Mata lelaki itu jalang menatapnya. Tatap mata milik sang iblis sendiri.

Dua hari kemudian hukuman mati tanpa pengadilan berlangsung singkat di tengah hujan bulan November yang lembab dan gigil.

Empat butir peluru yang ia tembakkan melesat menembus jantung si gembong komunis. Setelah sebelumnya sang Ketua Komite Sentral Partai Komunis dengan gagah menyanyikan ’Indonesia Raya’ dan ’Internasionale’.

Tiada gelepar sakaratul maut dan jeritan mengaduh karena tubuh lelaki setengah baya itu langsung lenyap ke dalam tempat pembuangan sampah raksasa di depan tangsi militer yang kumuh. 

Kepada pers dan golongan anti komunis Broto berbangga hati telah menanam jasad si atheis malang itu ke dalam sumur tua pada suatu kampung di Boyolali.

Entah untuk apa ia menyembunyikan kenyataan sebenarnya. Mungkin ia hendak mendramatisir kejadian itu sambil membangun ingatan penuh kebencian masyarakat kepada kaum komunis yang tanpa kasihan menyembelih jenderal-jenderal Angkatan Darat dan membuang mayat mereka ke dalam sumur tua tak jauh dari pangkalan Tentara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Sebagai perwira menengah ia pintar memainkan psikologi dan imajinasi rakyat. Ia ingin menyenangkan hati mereka yang dengan penuh kebencian mengutuk segala hal yang berbau Pe-Ka-I sambil membalas dendam hati mereka yang merasa disakiti.

Ditanamnya jasad si gembong komunis ke dalam sumur seolah telah membayar perlakuan keji yang dialami para jenderal. 
* * * 

Telukbetung, Lampung, 1978
TIGA
belas tahun kemudian ia menuai panen raya yang dahulu ia pupuk sedemikian rupa dengan keyakinan dan kesabaran. Empat butir peluru penamat kehidupan komunis tak bahagia itu terbukti ampuh mengantarnya sebagai Gubernur Lampung.

Menampilkan halaman 9 dari 12

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya