Operasi Pemisahan Kembar Siam di RSUDAM Libatkan 70 Dokter
Muhaimin Abdullah
Bandarlampung
"Yang nempel dada bagian bawah kemudian lever. Sementara organ yang lain terpisah," ujarnya.
Billy menyampaikan bayi berasal dari Bunga Mayang, Kotabumi, Lampung Utara.
Dia memprediksi kemungkinan pemisahan berhasil adalah 85 persen. Namun, tetap saja akan ada risiko karena lever yang dempet.
"Karena liver itu banyak syaraf jadi risiko terbesar adalah pendarahan. Namun, kita sudah mengantisipasi itu," ungkapnya.
Sementara, untuk tulang dada bagian bawah, karena rongga dada yang tidak menyatu, segala risiko sudah diantisipasi.
Ia juga menerangkan alasan menunggu bayi berusia satu tahun lebih. Ini dikarenakan pihaknya menunggu pematangan organ dari bayi kembar siam.
"Sebenarnya umur enam bulan pun bisa dilakukan pemisahan. Tapi, sifatnya emergensi," terangnya.
Pemisahan emergensi dilakukan jika kondisi salah satu dari si kembar memburuk.
"Tapi ini setelah dipantau satu tahun, ternyata kondisinya baik sehingga pemisahan tidak emergensi," lanjutnya.
Untuk pemulihan pascaoperasi, Billy mengungkapkan tergantung hasil sesudah tindakan.
Pemisahan Kembar Siam
Kembar Siam
RSUDAM
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
