Catatan Akhir Tahun TACB Metro: Cagar Budaya Metro, Program Unggulan yang Kurang Perhatian
Agus Pamintaher
Metro
Pamong Budaya Kota Metro Gusti Anom, bersyukur bahwa kesadaran pelestarian cagar budaya perlahan kini terus meluas ke berbagai kalangan.
"Tahun 2022 partisipasi tidak hanya muncul dari warga melainkan juga sektor perbankan seperti BNI dan dunia usaha lainnya. Hal ini merupakan penanda bahwa kesadaran akan pelestarian cagar budaya semakin meluas," jelasnya.
Disamping itu, sejumlah riset terkait cagar budaya di Metro dari berbagai disiplin ilmu juga terus bermunculan dari kalangan perguruan tinggi. Hal ini tentunya memberikan dampak pada peningkatan kunjungan.
"Selama tahun 2022, tingkat kunjungan terus meningkat. Tercatat lebih dari 100 institusi yang berkunjung ke cagar-cagar budaya, lebih 36 kegiatan dari berbagai kalangan digelar di cagar budaya dan 1200 orang telah terlibat di historical walking tour," ungkapnya.
Seiring dengan berkembanganya cagar budaya sebagai ruang terbuka, pihaknya juga kini tengah menyusun SOP kunjungan ke cagar- cagar budaya yang ada di Kota Metro.
"Dalam waktu dekat, SOP sedang digodok sehingga kedepan di 2023 penataannya lebih rapi agar semakin berkembang," pungkasnya.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Metro Siti Rogayati Seprita mengatakan, sebagai salah satu implementasi visi Kota yang berbudaya. Metro sendiri merupakan daerah pertama di Provinsi Lampung yang telah memiliki Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Metro dan telah menetapkan empat cagar budaya ditahun 2021.
"Kota Metro menjadi daerah pertama di Lampung yang telah memiliki Perda Cagar Budaya dan kini tengah menyusun Perwali," ujar Siti Rogayati.
Selama tahun 2022, revitalisasi cagar budaya terus dilakukan di Rumah Informasi Sejarah, Museum Santa Maria dan pembangunan taman di Sumur Putri. Ketiga tempat tersebut, merupakan Objek Diduga Cagar Budaya yang juga telah diajukan sebagai cagar budaya.
Siti Rogayati menaaambahkan, Pemkot Metro sendiri telah menetapkan empat cagar budaya dan memproses penetapan tiga cagar budaya lainnya yang telah diajukan oleh TACB Metro.
Catatan akhir
cagar buadaya
kota metro
TACB
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
