Catatan Akhir Tahun TACB Metro: Cagar Budaya Metro, Program Unggulan yang Kurang Perhatian

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

Metro

19 Desember 2022 15:32 WIB
Budaya | Rilis ID
Salah satu cagar budaya yang ada di Kota Metro, kondisinya butuh perhatian serius. Foto :  TACB Metro
Rilis ID
Salah satu cagar budaya yang ada di Kota Metro, kondisinya butuh perhatian serius. Foto : TACB Metro

RILISID, Metro — Salah satu program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dalam merealisasikan salah satu visi kota berbudaya adalah revitalisasi fasilitas budaya yang didalamnya termasuk cagar-cagar budaya yang ada.

Oki Hajiansyah Wahab dari TACB Metro memberikan catatan kritis terhadap program revitalisasi fasilitas budaya. Menurutnya hal ini penting karena revitalisasi cagar budaya terkait dengan tujuan SDGS nomor 11 yakni kota dan komunitas yang berkelanjutan.

Selain itu, upaya mendorong visi Kota Metro sebagai Kota yang berbudaya juga merupakan salah satu program prioritas Pemkot Metro. Ia menjelaskan, sebagai salah satu program prioritas yang justru belum didukung oleh politik anggaran yang memadai.

Karena, selama tahun 2022, 60 persen program dan kegiatan revitalisasi cagar-cagar budaya justru berasal dari partisipasi publik, dukungan sektor perbankan dan swasta serta bantuan Pemerintah Provinsi Lampung.

"Kondisi ini jauh berbeda dengan program unggulan lainnya. Tentu tidak perlu saya  ungkapkan detail, pokoknya antara ada dan tiada. Padahal salah satu visi kota ini adalah berbudaya,"ungkapnya, Senin (19/12/2022).

Oki juga menambahkan, bahwa revitalisasi cagar budaya didalamnya tentu diwujudkan dalam berbagai aspek baik program, manajemen, manusia dan yang tidak kalah penting juga adalah ruang fisiknya.

"Meski demikian, kita tetap mengapresiasi sejumlah langkah Pemkot Metro seperti penetapan Perda Cagar Budaya dan terus berusaha mendorong kegiatan-kegiatan di cagar budaya yang kini perlahan telah menjadi ruang publik baru,"ujarnya.

Kedepan menurutnya sebagai implikasi dari lahirnya Perda Cagar Budaya dan juga sebagai bagian dari program prioritas pemerintah, tentunya politik anggaran pemerintah harus semakin nyata.

Ia juga terus mendorong Kota Metro agar bergabung dalam jaringan Kota Pusaka bersama kota-kota lainnya di Indonesia.

"Ditengah minimnya anggaran yang ada tentu membuat kami juga dituntut untuk meningkatkan kreatifitas dalam menggalang partisipasi dari berbagai kalangan dalam upaya pelestarian cagar budaya,"jelasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Catatan akhir

cagar buadaya

kota metro

TACB

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya