Rekonstruksi "Tragedi Sabung Ayam" Peragakan 71 Adegan, Tersangka Dipakaikan Senjata Mainan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Rekonstruksi yang dipimpin langsung oleh Dansatlak Idik Denpom II/3 Lampung, Kapten CPM Kurinci. Ia menjelaskan Kopda Basar menembak ketiga korban secara berurutan dan sendirian.
Korban pertama adalah Aipda Petrus Apriyanto. Saat itu Petrus terlihat mendekati tersangka sambil mengarahkan senjata.
"Tersangka melihat korban 1 (Aipda Petrus), lalu menembak sebanyak dua kali," ujar Kurinci.
Kemudian, AKP Lusiyanto yang mendengar suara tembakan langsung bereaksi dengan mengarahkan pistol revolver miliknya ke arah tersangka.
Namun, sebelum sempat melepaskan tembakan, Kopda Basarsyah sudah lebih dahulu menembak sebanyak tiga kali ke arah AKP Lusiyanto.
Korban ketiga, Briptu Ghalib Surya Ganta. Kopda Basar sempat melarikan diri dan terjatuh, namun ia melihat Briptu Ghalib lalu melepaskan tembakan tiga kali ke arah Briptu Ghalib.
Tiga anggota polisi yang gugur dalam peristiwa ini adalah AKP (anumerta) Lusiyanto, Kapolsek Negara Batin; Aipda (anumerta) Petrus Apriyanto; dan Briptu (anumerta) Ghalib Surya Ganta.
Ketiganya tewas saat menjalankan tugas menggerebek arena judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, pada Senin (17/3/2025) sore. (*)
rekonstruksi
sabung ayam
kopda basar
Satlog Lampung
oknum TNI
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
