Rekonstruksi "Tragedi Sabung Ayam" Peragakan 71 Adegan, Tersangka Dipakaikan Senjata Mainan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Rekonstruksi kasus penembakan 3 anggota Polri dalam tragedi sabung ayam di Way Kanan telah digelar di Lapangan Satuan Logistik (Satlog) Korem 043/Gatam, Kamis (17/4/2025).
Proses rekonstruksi itu dikawal ketat aparat TNI dan berlangsung 3 jam lebih dengan menampilkan 71 adegan. Dihadirkan para tersangka, yaitu Kopda Basar, Peltu Lubis dan Aiptu Kapri.
Adegan pertama yang diperagakan yaitu saat tersangka Kopda Basar mengambil senjata laras panjang yang disimpan di atas plafon kamar rumahnya.
Kemudian membawa senjata itu menggunakan mobil Toyota Hilux ke TKP sabung ayam.
Selanjutnya diperagakan juga peristiwa penembakan yang menewaskan 3 anggota Polri. Kemudian adegan terkahir yaitu nomor 71 yaitu saat tersangka membuang senjata api yang di semak-semak setelah menembak 3 polisi.
Dalam proses rekonstruksi itu, terlihat tersangka Kopda Basar dipakaikan senjata mainan warna hitam berbahan plastik yang ukurannya lebih kecil dari senjata asli yaitu FNC Belgia.
Selain itu terungkap pula bahwa di lokasi TKP register 44 Negara Batin Way Kanan tidak hanya ada judi sabung ayam. Tapi juga judi koprok yang dikelola oleh tersangka.
Di lokasi TKP dibuatkan beberapa keterangan tempat. Mulai dari warung, arena sabung ayam, pohon akasia, tempat parkir, kebun karet, kebun singkong besar dan kebun singkong kecil.
Kemudian beberapa saksi juga turut dihadirkan dalam memperagakan peristiwa yang terjadi dalam tragedi sabung ayam tersebut. Termasuk aparat kepolisian dari Polres Way Kanan yang melakukan penggerebekan.
Dimulai pukul 08.00 WIB, rekonstruksi itu berakhir pukul 11.20 WIB.
rekonstruksi
sabung ayam
kopda basar
Satlog Lampung
oknum TNI
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
