Lagi Depresi Jadi Pemicu Juriansyah Tusuk Pegawai Damri di SPBU Bandar Lampung
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Juriansyah alias J (56), pelaku penusukan seorang pegawai Damri, Arief Rahman (28) telah ditetapkan sebagai tersangka.
Video aksi penusukan dan cekcok Juriansyah dengan seorang pegawai Damri sempat viral di media sosial.
Insiden itu terjadi pada 9 Februari lalu di SPBU Nunyai Rajabasa, Bandar Lampung. Saat itu pelaku dan korban tampak bersitegang di samping mobil Fortuner warna putih.
Juriansyah tersulut emosi hingga menusuk kondektur Damri itu karena saling serobot saat mengantre pengisian BBM hingga akhirnya kedua mobil bersenggolan.
Juriansyah mengaku khilaf karena sedang dalam kondisi depresi berat setelah ditinggal meninggal oleh istrinya. Saat kejadian, ia mengaku kondisi emosinya sedang tidak stabil.
"Saya khilaf pak. Saya sedang sangat sedih karena kehilangan istri," ujar Juriansyah saat ekspose di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (13/2/2025).
Namun ia membantah telah serobot antrean BBM. Menurutnya, ia maju karena melihat bus Damri keluar dari antrean.
"Dia keluar kalau saya tetap antre sampai akhirnya mobil saya senggolan," ujarnya.
Usai melakukan penusukan, pelaku membuang pisau yang digunakan di pinggir jalan tol.
Juriansyah mengaku bahwa pisau tersebut selalu dibawanya dan disimpan di dalam mobil. Saat keributan terjadi, ia spontan mengambil pisau itu.
penusukan
Polresta Bandar Lampung
kasus penusukan
Damri Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
