Berkelahi saat COD, Mahasiswa di Bandar Lampung Keciduk Bawa Tembakau Sintetis
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Seorang pelajar berinisial WTH (19) tertangkap tangan oleh polisi membawa tembakau sintetis saat terjadi bentrokan melakukan cash on delivery (COD) handphone di Jalan PM Noer, Kelurahan Pengajaran, Kecamatan Teluk Betung Utara Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).
Kapolsek Teluk Betung Utara AKP Anton Saputra mengatakan, jajaran awalnya menerima laporan dari masyarakat, kemudian polisi datang ke lokasi.
Dari hasil diskusi, memicu transaksi telepon genggam yang tidak berjalan sesuai kesepakatan.
Pembeli mempermasalahkan kondisi dan kelengkapan ponsel yang ditawarkan sehingga terjadi adu mulut antara kedua belah pihak. Situasi kemudian memanas hingga memburuk.
Menurut Anton, WTH sempat menyerang lawannya menggunakan batu dan melakukan sinkronisasi sambil membawa senjata tajam.
“Beruntung aksi tersebut dapat dilerai warga sehingga tidak menimbulkan korban yang lebih serius,” ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (15/6/2026).
Setelah kondisi berhasil dikendalikan, petugas keamanan WTH untuk dimintai keterangan.
Saat dilakukan pemeriksaan terhadap tas selempang yang dibawanya, polisi menemukan 14 paket tembakau sintetis yang terdiri dari empat paket ukuran sedang dan 10 paket ukuran kecil.
Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk menakar dan mengemas barang tersebut.
"Kami menemukan empat paket sedang dan 10 paket kecil tembakau sintetis di dalam tas pelaku. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui barang tersebut miliknya," jelas Anton.
Bandar Lampung
Tembakau Sintetis
Mahasiswa
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
