Bayi Tewas Dibunuh Ibu Kandungnya Sendiri, Diduga Depresi Suami Ingin Menikah Lagi

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

11 Januari 2025 19:14 WIB
Hukum | Rilis ID
Lokasi pembunuhan bayi di Lampung Timur oleh ibu kandungnya sendiri. Foto: ist
Rilis ID
Lokasi pembunuhan bayi di Lampung Timur oleh ibu kandungnya sendiri. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Tragis, seorang ibu di Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur Umi Dasifa tega menghabisi nyawa anaknya yang baru berusia 6 bulan.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (11/1/2025) pukul 04.00 WIB dan menggemparkan warga desa setempat.

Bayi tersebut mengalami luka parah di bagian kepala setelah dibacok oleh ibu kandungnya sendiri menggunakan sebilah golok.

Setelah itu, Umi juga mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara menyayat pergelangan tangan kiri dan menenggak racun semut.

Namun pelaku ditemukan oleh pihak keluarga yang segera melapor ke polisi sehingga nyawanya tertolong.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan insiden itu diduga akibat depresi yang dialami oleh Umi Dasifa.

Ibu muda tersebut diduga merasa tertekan setelah mengetahui suaminya yang bekerja sebagai sopir truk berniat untuk menikah lagi setelah lama tidak pulang.

Kabar tersebut membuatnya tertekan, kesepian dan putus asa untuk mengurus sang bayi seorang diri.

"Menurut keterangan saksi, pelaku mengalami tekanan emosional yang berat. la merawat bayinya seorang diri, sementara suaminya yang bekerja sebagai sopir truk sudah lama tidak pulang dan kabarnya akan menikah lagi," ungkap Kombes Umi Fadillah Astutik.

Saat ini, Umi Dasifa sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Moeloek, Bandar Lampung, dalam kondisi yang belum sadar.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

pembunuhan

ibu bunuh anak

bayi meninggal

Lampung Timur

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya