Kota Bandar Lampung Darurat Curanmor dan Begal!
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Kasus curanmor lainnya terjadi di Kantor Partai Gerindra Provinsi Lampung, pada Sabtu (25/1/2025). Pelaku mengasak motor Trail dari halaman parkir hanya dalam hitungan sepuluh detik.
Kemudian kasus curanmor di parkiran Kantor Pemkot Bandar Lampung pada Rabu (5/2/2025). Di hari itu 2 motor digasak maling.
Padahal setiap motor yang masuk dipungut biaya parkir Rp2.000 dan diberikan nomor parkir oleh juru parkir tersebut.
Selanjutnya di daerah Panjang, polisi menangkap dua orang warga kelurahan Srengsem yang mencuri motor dengan modus menduplikat kunci kontak.
Aksi mereka terjadi pada Kamis (30/1/2025) malam di lahan parkir Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Utara.
Motor yang dicuri ternyata milik temannya sendiri yang sebelumnya dipinjam, tapi ternyata dibawa untuk kuncinya diduplikat.
Yang terbaru adalah kasus curamor juga terjadi hari ini, Jumat (7/2/2025) di ATM Mini Kaliawi menuju Tugu Duren. Informasi itu disampaikan warga melalui unggahan di media sosial Facebok. Disebutkan motor Beat hilang dalam hitungan detik.
Sebelumnya Kapolres Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay menyatakan Polresta beserta jajaran satuan dan polsek akan terus berupaya menjaga keamanan Masyarakat. terutama dari pelaku curat, curas, dan curanmor.
Ia menyebut pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal untuk memastikan Polri hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, terutama yang menjalankan usaha.
“Sesuai arahan Pak Kapolda, kami dari pihak kepolisian akan terus melakukan upaya maksimal dalam rangka Polri hadir dalam kegiatan masyarakat sehingga masyarakat aman,” ujarnya dalam ekspose penangkapan begal Maxim di Mapolresta.
begal motor
pelaku curanmor
kejahatan begal
begal Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
