Tanggapi Video Viral Komika Lampung, Tokoh Agama: Saya Maafkan karena Salah Bergaul, Umat Muslim Lainnya Gimana?

Pandu Satria

Pandu Satria

Bandarlampung

12 Desember 2023 16:12 WIB
Hukum | Rilis ID
Tokoh agama Lampung sekaligus Ketua FPP Ismail Zulkarnain. Foto : Pandu
Rilis ID
Tokoh agama Lampung sekaligus Ketua FPP Ismail Zulkarnain. Foto : Pandu

RILISID, Bandarlampung — Tokoh agama di Bandar Lampung, merasa kasihan dengan komika Lampung yang menjadi tersangka kasus penistaan agama dan menganggapnya salah bergaul.

Hi. Ismail Zulkarnain, mengaku sangat mengapresiasi Kapolda Lampung dan jajarannya yang dengan cepat menangani kasus penistaan agama tersebut.

Ia secara pribadi, memaafkan tindakan Aulia Rakhman yang juga merupakan seorang muslim. 

"Mungkin saja latar belakang dia masih kurang tentang pengetahuan ilmu dan pendidikan agama Islam, dan belum timbul rasa kecintaan mahaba kepada nabinya, juga mungkin pendidikan dari kecil kurang," kata Ismail, Selasa (12/12/2023).

Ismail yang juga Ketua Forum Pondok Pesantren Provinsi Lampung ini menjelaskan, semua tidak tahu bahwa Aulia ini salah tempat bermain atau salah bergaul.

Menurutnya, sebagai umat muslim harusnya paham, akan tetapi mungkin juga Aulia tersebut kurang berteman dengan yang islami. 

"Bukannya ia berteman dengan orang beragama seperti ustad dan orang-orang religius. Akhirnya salah dia memikirkan semuanya seolah benar," paparnya.

Walaupun dirinya memaafkan secara umat beragama Islam, akan tetapi Umat muslim lainnya belum tentu berpendapat sama.

"Kita maafin, namun persoalannya dia menyinggung umat muslim yang lainnya. Saya maafin namun yang lain belum tentu," imbuhnya.

Hi. Ismail juga mengimbau kepada para komika lainnya terutama di kota Bandar Lampung agar berhati-hati saat berbicara, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Penistaan Agama

komika

video viral

hina nama nabi

tokoh agama

lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya