Rentan ‘Ladang Bisnis’, Pernusa: Kawal Penerimaan Mahasiswa Kedokteran Unila

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

14 Juni 2020 20:51 WIB
Hukum | Rilis ID
 Penasehat Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) Provinsi Lampung, Resmen Kadafi. Foto: Istimewa
Rilis ID
Penasehat Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) Provinsi Lampung, Resmen Kadafi. Foto: Istimewa

"Lebih baik dibuat aturan legal dengan biaya lebih mahal dari perguruan tinggi swasta, sehingga bisa dipertanggungkawabkan dananya. Dan saya yakin orang lebih memilih Unila, asalkan proses seleksinya juga transparan dan berkeadilan. Artinya tidak curang, tapi sesuai kemampuan akademik calon mahasiswa," tandasnya.

Resmen mengaku sudah membuka Posko Pengaduan bagi masyarakat mengalami atau ditawari oleh oknum-oknum tertentu yang mengaku bisa meloloslan seleksi mahasiswa baru kedokteran Unila dengan imbalan sejumlah uang.

"Posko pengaduan di Kantor Pernusa. Atau bisa secara online melalui Email pernusalampung@gmail.com," jelasnya.

Resmen juga mendesak Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) untuk turut memantau dan melakukan supervisi terhadap proses seleksi mahasiswa baru kedokteran Unila agar terhindar dari praktik-praktik pungli atau bisnis illegal.

“Kami akan menyurati KPK juga agar turut memantau proses seleksi Fakultas Kedokteran Unila ini. Ini sebagai ikhtiar bersama kita guna menjaga Unila dari praktik-praktik tidak baik dalam seleksi mahasiswa," pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya