Pengakuan Ibu Muda: Bayi Tewas karena Jatuh ke Ember, lalu Dibuang ke Sungai Urip Sumoharjo
Pandu Satria
Bandar Lampung
"Setelah diangkat, bayi sudah tidak bernyawa lagi," ungkap kapolsek.
RA kemudian meletakkan bayi ke dalam baskom warna putih dan membalutnya dengan kaus merah.
"RA keluar dari kamar mandi dan mengambil kantong plastik warna merah serta dustbag warna abu-abu," paparnya.
RA kembali ke kamar mandi dan memasukan mayat bayi ke kantong plastik.
Mayat disimpan oleh RA di ruangan sholat di rumah selama dua hari.
Akhirnya, Rabu sekira pukul 08.00 WIB dia membawa mayat bayi yang sudah dibungkus menggunakan sepeda motor dan dibuang ke Sungai Urip Sumoharjo.
"Dibuang ke Sungai Urip karena sejalur dengan arah tempat dia bekerja. Jadi dia sekalian kerja," ungkap kapolsek.
RA mengaku membuang bayi dan tidak menguburkannya karena malu anak itu hasil hubungan gelap dengan pacarnya.
Saat ini, RA masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara karena diduga mengalami infeksi di bagian kandungannya.
Penemuan mayat
bayi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
