Lepas Tembakan, Ketua Gerindra Pesawaran Jelaskan Kronologi dan Buka Perdamaian
Pandu Satria
Bandarlampung
Achmad Rico Julian menjelaskan, Satpam di rumahnya sudah tujuh hari tidak masuk kerja karena sakit. Di rumahnya juga sering kehilang tempat sampah, tanaman hingga burung.
Setelah kejadian tersebut, ia juga langsung menelpon RT dan Polisi. Saat di interogasi, mereka menjawab beda-beda. Ada yang bilang main bowling pake batu, padahal di cctv lempar batu, kedua ambil kelapa karena haus dan yang ketiga bilang lagi nagih hutang.
Ia juga menanyakan, kalau ambil kelapa mana parang dan mereka bilang tidak ada. Saya suruh geledah mobil, ternyata ada dua orang turun yaitu perempuan dan laki laki dan mengaku tetangganya, namun ia tidak kenal.
"Kalau benar mereka mau mengambil kelapa, itu kan punya saya dan di lahan saya. Mereka juga tidak masuk akal bilangnya buka pakai gigi. Lalu jika memang haus dan tetangga, kenapa tidak pulang kerumah saja," kata Achmad Rico Julian.
Jika ia sengaja melakukan penganiayaan, itu menurutnya tidak benar. Karena mereka itu ketika ditanya melakukan perlawanan, sehingga ia getok sedikit agar tidak aneh-aneh.
"Saya tidak menodongkan senpi, melainkan tangan kanan saya memang memegang senpi. Jadi saya meminta mereka agar datang perlahan dengan tangan kanan digerakkan ke sini begitu," lanjutnya menirukan apa yang ia suruh.
Para pemuda tersebut, akhirnya dibawa ke Polsek Sukarame. Ia juga bilang ke Polsek, jika memang tidak ada bukti silahkan panggil saja orang tuanya, karena kami ingin damai saja.
Karena beredar ia sengaja melakukan penganiayaan dengan senpi ilegal, akhirnya ia yang dilaporkan.
"Saya laporkan percobaan pencurian dan akan kita pertimbangkan ini pencemaran nama baik. Jangankan Ketua DPC Gerindra, polisi ketika terancam akan mengeluarkan bela diri," pungkasnya.
Terkait proses hukum, sebagai warga negara yang baik ia menyerahkan kepada pihak kepolisian. Menurutnya, sah-sah saja jika mereka juga melaporkan atau ada perdamaian. Akan tetapi sesuai faktanya, nanti dalam hal ini Achmad Rico Julian mengikuti prosedur. (*)
Ketua DPC Gerindra Pesawaran
keluarkan tembakan
jelaskan kronologi
buka perdamaian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
