QRIS BRI Dorong UMKM Naik Kelas dan Permudah Transaksi Nasabah di Lampung
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang pesat, para pedagang serta pelaku UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi, salah satunya dengan menerapkan metode pembayaran digital seperti QRIS.
Penggunaan QRIS menjadi langkah strategis bagi UMKM agar tetap relevan dan mampu bersaing di tengah arus modernisasi.
Kini, banyak masyarakat telah beralih menggunakan QRIS dalam bertransaksi. Menyikapi hal ini, BRI hadir memberikan solusi pembayaran yang praktis dan efisien melalui layanan QRIS BRI, demi mempermudah para pelaku usaha dan konsumennya.
Salah satu pelaku usaha yang telah merasakan manfaatnya adalah Sisil, pemilik usaha Raja Kebab. Menurutnya, keberadaan QRIS BRI sangat membantu kelancaran operasional bisnisnya.
"Dulu pembeli kadang kesulitan karena tidak bawa uang tunai, sekarang cukup scan QR pakai HP. Prosesnya lebih cepat dan aman," ujar Sisil.
Dengan harga terjangkau hanya Rp5.000 per porsi, kebab buatan Sisil yang berisi kulit kebab, selada, kol, daging sapi, saus, dan mayones ini diproduksi sendiri olehnya.
Setiap hari ia mampu menjual antara 100 hingga 150 porsi, dan bahkan bisa meningkat hingga 500 porsi saat ada acara atau event besar.
Diketahui, Sisil telah memanfaatkan layanan QRIS BRI sejak setahun lalu dan mengaku sangat terbantu dalam menjalankan usahanya.
"Selain mempercepat transaksi, sistem ini juga memberikan rasa aman baik bagi penjual maupun pembeli," tambahnya.
Semangat dan inovasi sederhana seperti inilah yang membuktikan bahwa UMKM lokal mampu mengikuti perkembangan teknologi. Dengan dukungan layanan seperti QRIS BRI, usaha kecil dapat berkembang lebih jauh.
pelaku UMKM
QRIS
BRI
BRI Lampung
transaksi QRIS
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
