Peluncuran Ayo Bisnis Pangan: Bisnis Pangan itu Menguntungkan, Sekarang dan di Masa yang Akan Datang

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandar Lampung

28 Mei 2025 21:45 WIB
Bisnis | Rilis ID
Foto IST
Rilis ID
Foto IST

RILISID, Bandar Lampung — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengajak masyarakat untuk bisnis pangan.

Hal itu disampaikannya saat peluncuran program kolaborasi Ayo Bisnis Pangan (ABP) di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Rabu (28/5/2025).

"Program kolaborasi Ayo Bisnis Pangan merupakan gerakan kolaboratif lintas sektor untuk mencetak generasi pelaku usaha pangan baru yang tangguh, inovatif dan berdaya saing," kata Zulhas.

Zulhas mengungkapkan ABP akan mencetak wirausaha baru di bidang pangan.

"Selain itu, program ini mengajak ekosistem wirausaha pangan Indonesia yaitu perguruan tinggi, sekolah, pemerintah, BUMN, perusahaan swasta," ujarnya.

"Selain itu, program ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong ketahanan pangan nasional," pungkas Zulhas.

Sementara itu, Ketua Tim Koordinasi ABP Handito Joewono menyampaikan bahwa per 28 Mei 2025, program kolaborasi Ayo Bisnis Pangan telah didukung oleh puluhan mitra aktif.

"Di antaranya lembaga pendidikan tinggi, sekolah, lembaga pelatihan, pelaku usaha dan lembaga diklat pemerintah industri," ujarnya.

Menurut Handito, bergabungnya mitra ABP untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya ratusan ribu wirausaha baru pangan yang inovatif, tangguh dan berdaya saing dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai pemasok pangan utama dunia.

"Para mitra sudah menyiapkan ratusan pilihan modul pelatihan ABP, bahkan ada 1000 beasiswa bagi kalangan generasi muda seluruh Indonesia untuk mendaftar dan mengikuti pelatihan dalam paying platform SkolahPangan.com," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Ayo bisnis pangan

menko pangan

Zulkifli Hasan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya