Waduh! Petani Sawit Mesuji Ketar-ketir, Harga TBS Turun lagi
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Petani Sawit di Kabupaten Mesuji ketar-ketir. Pasalnya, harga salah satu komoditas pertanian unggulan di kabupaten itu terus turun.
Harga tandan buah segar (TBS) sawit yang dua hari lalu masih di angka Rp2.145/kg di pabrik pengolahan TBS sawit PT. Tunas Baru Lampung (BW Group) hari ini, Selasa (31/10/2023) turun Rp50/kg.
Sehingga saat ini harga TBS sawit di Kabupaten Mesuji menjadi Rp2.095/kg.
Sedangkan di salah satu pabrik pengolahan TBS yang lain yakni PT. Garuda Bumi Perkasa (GBP) sudah lebih dulu mematok harga buah penghasil bahan minyak goreng itu Rp2.090/kg.
Turunnya harga TBS tersebut diketahui dari rilis Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekretariat Pemkab Mesuji.
Dari rilis tersebut diterangkan jika harga komoditas yang turun adalah TBS sawit. Sedangkan komoditas lainnya yakni singkong tetap sama dengan harga sebelumnya yakni Rp1950/kg.
Begitu juga dengan harga gabah basah yakni Rp7.100/kg. selain itu, karet mengalami kenaikan di yakni Rp11.385 (dengan KKK 55 persen)di terima di PT. Silva Lampung (BW Group).
Dengan turun harga TBS sawit di pabrik akan berdampak turunnya harga komoditas itu ditingkat petani. Terlebih petani yang hanya memiliki dua hektare kebawah.
Karena biasanya, petani tidak dapat mengirim langsung ke pabrik karena ongkos dan biaya lebih besar habis di transport ketimbang menjual ke lapak atau agen terdekat.
Menurut Santo (43) petani pemilik satu hektare sawit di Kecamatan Simpangpematang mengatakan jika di pabrik harga sudah Rp2095/kg maka ditingkat petani harga bisa jauh lebih rendah.
sawit
turun
petani
mesuji
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
