Ternyata Pakai Drum Seeder Sistem Tanam Tabel Jadi Lebih Mudah, Begini Penjelasannya

Elvi R

Elvi R

Jakarta

12 Februari 2020 07:33 WIB
Bisnis | Rilis ID
Drum Seeder. FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
Drum Seeder. FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Jakarta — Teknologi tanam benih langsung (Tabela) padi memiliki beberapa keunggulan, antara lain memperpendek periode produksi padi sehingga dapat meningkatkan indeks pertanaman dan mengurangi biaya tenaga kerja untuk tanam. Teknologi Tabela dapat diterapkan pada agroekosistem sawah irigasi, sawah tadah hujan, dan lahan pasang surut/ rawa.

Kekhususan Tabela adalah tidak melakukan tanam pindah tetapi benih ditabur secara langsung. Konsekuensi dari Tabela adalah lahan memerlukan pengolahan tanah dan pengaturan air yang berbeda dengan lahan untuk tanam pindah.

Sistem tanam Tabela sesuai untuk diterapkan pada wilayah yang kekurangan tenaga kerja, musim hujan pendek, dan air irigasi dapat diatur. Lokasi yang paling sesuai untuk penerapan Tabela adalah agroekosistem sawah irigasi teknis. Meskipun demikian, pada agroekosistem lahan pasang surut, lahan kering, dan sawah tadah hujan juga dapat diterapkan dengan syarat pengelolaan air dan penyiapan lahan dilakukan secara khusus.

Dalam rangka mendukung sitem tanam tabel tersebut, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) telah berhasil mengembangkan inovasi teknologi alat tanam tipe drum seeder. Alat ini digunakan untuk lahan kering dengan penggerak traktor roda 2, dan sudah diterapkan di berbagai lokasi di Indonesia. Tipe ini telah dikembangkan kembali dengan memodifikasi pada drum seeder yaitu dengan membuat 3 titik gandeng pada drum seeder yang digunakan sebagai penggandeng ke traktor empat roda/crawler.

Drum seeder  ini mempunyai fungsi yang sama yaitu menanam benih padi secara langsung, tanpa disemai terlebih dahulu dan bisa dioperasikan pada lahan kering dan sawah atau rawa, dengan kondisi lahan telah diolah sempurna sebelumnya. Adapun kelebihannya dengan drum seeder tipe sebelumnya adalah kapasitas lebih besar karena menggunakan penggerak traktor empat roda/ crawler.

Lebar kerja drum seeder ini adalah 2 meter dengan kecepatan jalan 2 kilometer per jam dan mempunyai kapasitas 0,4 hektare per jam (2,5 jam per hektare). Hasil jatuhan benih padi drum seeder ini adalah 3-5 biji per jatuhan. 

Bagian-bagian utama mesin ini adalah: rangka, 3 titik gandeng, drum untuk penampung benih, lubang keluaran benih sebagai alat untuk mengatur jumlah benih yang keluar, roda dukung sebagai sumber putaran drum. Mesin ini dalam operasionalnya harus digandeng dengan traktor roda empat/crawler dengan daya minimum 40 HP. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya