Terbitkan Saham Publik, BEI Tunggu Proposal IPO Gojek

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

20 Februari 2018 14:51 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Twitter.com/@gojekindonesia
Rilis ID
FOTO: Twitter.com/@gojekindonesia

RILISID, Jakarta — Bursa Efek Indonesia (BEI) menunggu proposal penawaran umum saham perdana (IPO) PT Aplikasi Karya Anak Bangsa selaku operator Gojek Indonesia. 

Gojek baru-baru ini mendapatkan suntikan modal langsung dari PT Astra International Tbk sebesar US$150 juta atau sekitar Rp2 triliun untuk modal dengan menerbitkan saham publik.

"Saya sedang berusaha mengatur waktu untuk bertemu mereka (Gojek)," ujar Direktur Utama BEI, Tito Sulistio di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Jika terealisasi, lanjutnya, saham Gojek akan dicatatkan di papan perdagangan pengembangan. 

Berbeda dengan papan utama, pemilik saham emiten papan pengembangan minimal 500 pihak. Kemudian, calon emiten papan pengembangan juga diperbolehkan jika merugi. 

Namun, kata Tito, Gojek harus memberikan proyeksi profit pada tahun kedua setelah tercatat. Sementara, penghuni papan utama harus menyerahkan laporan keuangan yang diaudit minimal tiga tahun, dengan predikat Wajib Tanpa Pengecualian.

Dari sisi permodalan, penghuni papan pengembangan juga diperkenankan hanya memiliki aktiva berwujud bersih minimal Rp5 miliar. 

Berbeda dengan papan utama yang mengharuskan minimal aktiva berwujud bersih Rp100 miliar.

"Aktiva berwujud bersih minimal Rp5 miliar, Gojek pasti bisa," tegasnya.

Ia mengungkapkan, BEI akan memfasilitasi perusahaan rintisan yang ingin melantai di papan bursa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Artinya, pihaknya tidak akan memberikan perlakuan khusus terhadap perusahaan rintisan tertentu, termasuk Gojek.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya