Pemerintah Bangun Konektivitas Lewat Ini

Ainul Ghurri

Ainul Ghurri

Jakarta

22 Maret 2018 16:19 WIB
Bisnis | Rilis ID
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Bambang Brodjonegoro (Tengah). FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri
Rilis ID
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Bambang Brodjonegoro (Tengah). FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILISID, Jakarta — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro, hari ini membuka Indonesia Development Forum (IDF) di Gedung Bappenas. Dalam IDF ini, Indonesia bekerja sama dengan pemerintah Australia menyelenggarakan acara pada 10-11 Juli 2018, untuk mengatasi ketimpangan (disparitas), desentralisasi, hingga digitalisasi pertanian.

"Pemerintah sekarang fokus mengembangkan wilayah perbatasan. Kita dulu berpikir perbatasan adalah daerah terbelakang, sekarang mindset-nya diubah, bagaimana daerah tertinggal jadi terdepan, jadi kita bisa melayani tamu sebaik mungkin," katanya di Gedung Bappenas Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Menurutnya, dengan merubah mindset ini, kewibawaan Indonesia di wilayah perbatasan akan berpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan di daerah tersebut. "Ini mindset yang kita ubah, akan berpengaruh pada kewibawaan daerah kita sendiri," imbuhnya.

Pemerintah juga akan membahas mengenai manfaat digitalisasi hingga pertanian. Sebab, kata Bambang, digitalisasi akan menjadi kunci ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

"Ekonomi digital juga kita kasih slot untuk para petani, bagaimana petani bisa terekspos digitalisasi, berapa harga dasar komoditas yang mereka tanam, cara mereka jual dengan produknya, dan bisakah mereka tak bergantung pada tengkulak," paparnya.

Dengan begitu, kata Bambang, ekonomi digital bisa memberi peluang nasib kelompok yang selama ini income-nya rendah. Lebih lanjut, konektivitas diperlukan untuk mengentaskan kemiskinan, sekaligus mengurangi tingginya biaya logistik.

"Apalagi, kita yang basisnya negara maritim. Tenaganya lebih besar lagi, karena kita sulit menciptakan akses atau konektivitas, ini perlu perbaikan," tuturnya.

Oleh karena itu, konektivitas di Indonesia harus diperkuat untuk mengurangi biaya logistik dan mengurangi kesenjangan wilayah, serta penguatan konektivitas Indonesia sebagai negara kepulauan.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya