Panen Raya di Klaten, Produktivitas Gabah Memuaskan
Anonymous
RILISID, — RILIS.ID, Klaten— Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian bersama Kasubdit Produksi dan Kelembagaan Benih, Purnomo Nugroho meninjau panen raya di Desa Nganjat, Kecamatan Pulanharjo, Kabupaten Klaten, Jumat (12/1/2018).
Dalam tinjauannya, panen raya kali ini cukup memuaskan. Pasalnya, produktivitas padi di daerah tersebut meningkat.
"Produktivitasnya 8 ton per hektare. Tahun kemarin itu 6-7 ton jadi apik (bagus) tahun ini," kata Ketua kelompok tani Bumi Sari, Tari Hartono.
Ia mengatakan, rata-rata produktivitas yang dihasilkan ialah dari varietas impari 33. Menurutnya, Januari ini lebih bagus panennya dikarenakan dukungan pupuk yang memadai.
"Pupuk mempengaruhi hasil. Biasanya berimbang pupuknya, tapi kalau pupuknya lebih jadi hasilnya memuaskan," ungkapnya.
Selain pengairan yang baik, untuk musim panen di awal tahun ini dikatakannya juga tidak diganggu hama. Oleh karenanya, gabah yang dihasilkan juga kuantitasnya menjadi besar.
"Untuk sekarang hama juga tidak ada. Pengairan juga cukup baik," paparnya.
Sementara itu, Kepala Daerah setempat, Milyas Dwi Aryana menyampaikan, untuk di daerahnya memang pasokan gabah sangat berlebih alias surplus. Ini dikarenakan para petani memakai sistem tanam panen.
"Panen di sini enggak pernah berhenti. Kalau ada yang panen, pasti ada yang tanam jadi terus-terusan tanam panen," ungkapnya.
Lantaran produktivitasnya tinggi yang rata-rata selalu mencapai 7 sampai 8 ton untuk sekali panen, ia pun mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan kebijakan impor beras. Sebab, petani di daerah yang merugi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
