Jangan Coba-coba Mainkan Harga Daging Jelang Natal dan Tahun Baru
Anonymous
RILISID, — RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Tim Satuan Tugas Pangan melakukan inspeksi mendadak ke rumah potong hewan (RPH) di Karawaci, Tangerang dan Semanan, Jakarta Barat pada Selasa 12 Desember 2017 kemarin.
"KPPU ingin memastikan tidak terjadi gangguan penyaluran bahan pangan strategis khususnya daging sapi menjelang Natal dan tahun baru 2018," kata Ketua KPPU Syarkawi Rauf melalui siaran pers diterima di Jakarta, Rabu (13/12/2017).
Menurut siaran pers tersebut, Syarkawi bersama Komisioner KPPU Kamser Lumbanradja mengunjungi RPH Karawaci pada pukul 22.00 dan RPH Semanan pada 23.30 untuk melihat kondisi nyata di lapangan terkait ketersediaan daging sapi.
Selain itu, inspeksi mendadak itu juga untuk mengantisipasi penyimpangan distribusi daging sapi yang dilakukan dalam bentuk tindakan antipersaingan dalam bentuk monopoli maupun kartel bahan pangan.
Menurut data Kementerian Pertanian, ketersediaan daging sapi untuk Desember 2017 sekitar 70.662 ton. Sementara itu, konsumsi diperkirakan hanya sekitar 50.479 ton sehingga terdapat surplus sekitar 20.183 ton.
Ditambah dengan realisasi impor pada Desember 2017, yang diperkirakan sekitar 10.000 ton daging sapi dan 6.000 ton daging kerbau, maka diperkirakan pasokan daging aman menghadapi lonjakan permintaan.
Harga sapi hidup juga relatif stabil bahkan turun Rp1.000 per kilogram dibandingkan Oktober 2017. Sapi hidup sebelum dipotong dihargai Rp41.500 per kilogram.
"Dalam kondisi pasokan cukup seperti ini, kita harap tidak ada lagi oknum pelaku usaha yang coba-coba memainkan harga untuk mendapatkan keuntungan yang eksesif," tuturnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
