Bamsoet: Kenaikan BBM untuk Kalangan Masyarakat Menengah

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

26 Februari 2018 10:33 WIB
Bisnis | Rilis ID
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) tak mempermasalahkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dan Pertamax sejak, Sabtu 24 Februari 2018. 

Menurutnya, kenaikan harga BBM tidak berdampak kepada masyarakat.

"Saya pribadi enggak mempersoalkan kenaikan itu karena tidak terlalu menyangkut langsung kepentingan rakyat banyak karena Pertamina dikonsumsi kalangan menengah atas untuk mobil-mobil mewah. Sehingga tidak langsung berdampak bagi masyarakat atau kenaikan bahan pokok," kata Bamsoet di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (26/2/2018).

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, pihaknya memaklumi PT Pertamina (Persero) yang hanya menaikan harga Pertamax.

"Menurut saya pribadi sangat memahami kebijakan Pertamina yang menaikan harga Pertamax," katanya.

Sebagaimana diketahui, kenaikan harga BBM tidak hanya dilakukan oleh PT Pertamina. Namun, kenaikan juga diterapkan Vivo dan Shell sebagai penyedia stasiun pengisian bbm umum (SPBU). 

Harga jual BBM Vivo jenis Revvo 90 atau setara Pertalite, dari sebelumnya Rp7.500 per liter menjadi Rp8.350 per liter. Sementara untuk jenis Revvo 92 atau setara Pertamax naik dari Rp8.250 menjadi Rp9.100 per liter. Keduanya naik Rp850 per liter.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya