UIN RIL Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dalam Entry Meeting Audit BPK RI

Fi fita

Fi fita

Bandar lampung

2 Maret 2026 13:53 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin dalam Entry Meeting Audit Laporan Keuangan dengan BPK RI. Foto istimewa
Rilis ID
Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin dalam Entry Meeting Audit Laporan Keuangan dengan BPK RI. Foto istimewa

RILISID, Bandar lampung — Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menegaskan komitmennya terhadap akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan.

Hal itu disampaikan oleh Rektor Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., dalam Entry Meeting Audit Laporan Keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, yang digelar di Ruang Rapat Rektor Lantai 8 Gedung Academic & Research Center, Senin (02/03/2026).

Entry Meeting ini menjadi tahapan awal pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Bagi UIN RIL, momentum ini dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas tata kelola yang selama ini dibangun.

Rektor menyampaikan bahwa audit diharapkan memberi energi baru bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan performa keuangan kampus.

“Semoga ini memberikan kepada kita semua energi baru untuk lebih meningkatkan kinerja dan performa keuangan di kampus kita UIN RIL ini,” ujarnya.

Ia menyebutkan, UIN RIL menunjukkan tren positif sebagaimana PTKIN dan UIN besar lainnya.

Saat ini UIN RIL telah bertambah dua fakultas baru sehingga memiliki delapan fakultas dan program pascasarjana.

Kampus juga tengah mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran dan berharap segera mendapatkan jadwal visitasi dari Kemendikti.

Selain itu, Rektor membeberkan sejumlah capaian yang diraih pada tahun lalu, di antaranya pengelolaan maturitas BLU terbaik nomor dua di kalangan PTKIN.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Uin ril

universitas islam negeri lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya