Transportasi Massal Smart BRT Rute Itera–MBK Segera Beroperasi, Tarif Rp5.000
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Pemprov Lampung pun mendorong pengembangan Smart BRT Itera sebagai proyek percontohan transformasi transportasi publik di daerah.
Marindo menilai, FGD ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) dengan mempertemukan pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam satu ekosistem pemikiran yang konstruktif.
Ia menambahkan, transportasi publik merupakan instrumen penting dalam transformasi wilayah karena berkaitan langsung dengan produktivitas ekonomi, efisiensi logistik, mobilitas tenaga kerja, penataan ruang perkotaan dan kawasan pendidikan, hingga pencapaian target pembangunan berkelanjutan serta pengendalian emisi.
Dalam paparannya, dosen Teknik Sipil Itera sekaligus penanggung jawab Smart BRT Itera, Muhammad Abi Berkah Nadi, S.T., M.T., menjelaskan aspek kelayakan operasional dan finansial, termasuk penerapan sistem transportasi bus.
Smart BRT Itera akan didukung aplikasi layanan, sistem pelacakan bus dan pemetaan halte secara real-time, serta pembayaran non-tunai berbasis kartu.
Seluruh layanan tersebut terintegrasi dalam sistem manajemen yang dapat dikendalikan melalui laman admin guna memastikan operasional berjalan efektif dan terawasi.
Melalui pengembangan Smart BRT ini, Itera berharap dapat berkontribusi dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung visi Transportasi Lampung Maju berbasis inovasi dan teknologi. (*)
Smart BRT
bus Itera
transportasi Lampung
kampus Itera
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
