Tim Unila dan ITB Adu Gagasan Majukan Teluk Kiluan di Genera-Z Berbakti 2025
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Teluk Kiluan di Kabupaten Tanggamus, Lampung adalah rumah bagi lumba-lumba. Di dalamnya juga terdapat Laguna Gayau serta pantai berbatu unik yang memikat wisatawan.
Desa Teluk Kiluan memiliki potensi wisata bahari luar biasa, namun juga berbagai tantangan untuk mengembangkannya.
Tantangan yang dimaksud di antaranya infrastruktur terbatas, minimnya layanan kesehatan, serta persoalan lingkungan lain seperti pengelolaan sampah dan limbah.
Melalui program Genera-Z Berbakti dari Bakti BCA, dua tim dari Universitas Lampung (Unila) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) saling beradu ide untuk menjadi kelompok terpilih agar bisa turun langsung ke Teluk Kiluan.
Tujuannya untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi pariwisata dan mengatasi berbagai masalah di lingkungannya.
Mahasiswa Universitas Lampung: Mengoptimalisasi Teknologi untuk Mendeteksi Bencana
Sebanyak 10 mahasiswa dari Unila mengusung tema “Smart Reef Initiative: Optimalisasi IoT guna Pemetaan Terumbu Karang Buatan sebagai Sistem Peringatan Dini Tsunami di Desa Teluk Kiluan”.
Program tim Unila bertujuan mengoptimalisasi teknologi Internet of Things (IoT) untuk deteksi dini bencana tsunami, menggunakan terumbu karang buatan sebagai sistem pendukung.
Mahasiswa ITB: Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Masyarakat Desa Kiluan Negeri
Tim dari Institut Teknologi Bandung, terdiri dari 9 orang, membawa pendekatan strategis dengan tema “Ekspedisi Tanah Air Gamais ITB 5.0 (ETA 5.0)”.
Teluk Kiluan
Tanggamus
Unila
ITB Bandung
Genera-Z Berbakti
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
