Rektor Universitas Teknokrat Dukung Seluruh Dosen di Kampusnya Tempuh Studi S3
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, M.B.A. mendukung seluruh dosen di Kampus Sang Juara untuk menempuh studi S3 atau program doktoral.
Hal itu disampaikannya setelah dua dosen UTI meraih gelar doktor dari Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Padjajaran (Unpad) dalam sebulan terakhir.
Teranyar, dosen Universitas Teknokrat Indonesia Rusliyawati meraih gelar doktor dari Fakultas MIPA Unila pada Selasa (1/7/2025).
Sebelumnya, dosen universitas Teknokrat Indonesia Jafar Fakhrurozi dikukuhkan sebagai doktor Ilmu Sastra usai dinyatakan lulus dalam sidang promosi doktor di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unpad, pada 19 Juni 2025.
Nasrullah mengungkapkan kegembiraannya atas keberhasilan kedua dosen UTI meraih gelar doktor.
"Kami berharap Universitas Teknokrat Indonesia menjadi kampus berprestasi bermutu dan berdaya saing global. Kami pun mendukung seluruh dosen untuk dapat menempuh studi S3," ujar Nasrullah dalam keterangan resminya, Jumat (4/7/2025).
Sebagai informasi, Jafar mampu mempertahankan disertasi berjudul “Kontruksi Identitas Budaya Lampung Melalui Puisi Lisan Masyarakat Adat Saibatin dan Pepadun”.
Adapun dewan promotor dan oponen ahli yaitu Prof. Dadang Suganda, Prof. Reiza D Dienaputra, Dr. Lina Meilinawati Rahayu, Nani Darmayanti, Ph.D., Dr. Muhamad Adji, Dr. Phil Dian Ekawati, dan Dr. Dade Mahzuni.
Dekan FIB Unpad Prof. Aquarini Priyatna mengatakan hasil penelitian tentang makna identitas budaya Lampung yang terkandung dalam sastra lisan yang tersebar di masyarakat adat.
Jafar juga mengetengahkan bagaimana identitas budaya tersebut dikonstruksikan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Disebutkan bahwa, puisi-puisi lisan seperti wawancan, peppacur, pisaan, dan ringget sarat dengan makna identitas budaya yang dikonstruksikan melalui berbagai mekanisme baik di dalam puisi maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Universitas Teknokrat
Studi S3
Program Doktoral
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
