Rektor UIN RIL Ajak Guru Profesional Laksanakan Trilogi Kerukunan Jilid II
Fi fita
Bandar lampung
RILISID, Bandar lampung — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D, mengajak 298 guru profesional untuk mengimplementasikan amanat Menteri Agama (Menang) RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar mengenai Trilogi Kerukunan Jilid II.
Ajakan ini disampaikan dalam acara Pengukuhan Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Batch 2 (KI & K2) Tahun 2024 yang digelar Sabtu (19/07/2025) di GSG KH Ahmad Hanafiah UIN RIL.
Rektor menyampaikan, pendidikan adalah garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, dunia pendidikan sedang menghadapi tantangan yang tidak mudah, bahkan semakin kompleks dan tidak terduga.
Oleh karena itu, dibutuhkan guru-guru yang siap menjadi pelita bagi peserta didik dan anak-anak bangsa dalam menghadapi tantangan abad ini.
“Salah satu program pemerintah dalam membekali para guru untuk memberikan layanan pendidikan yang bermutu dan solutif adalah pendidikan profesi guru yang sedang kita jalani ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rektor menyampaikan tiga program utama Kementerian Agama yang menjadi arah kebijakan terkini, yaitu Trilogi Kerukunan Jilid II, Kurikulum Cinta, dan Asta Protas Kemenag.
Trilogi Jilid II memperluas fokus dari kerukunan antarumat beragama menjadi tiga pilar yakni harmoni kerukunan manusia dengan Tuhan, harmoni kerukunan manusia dengan sesama, dan harmoni kerukunan manusia dengan alam semesta.
Program ini mengusung pendekatan ekoteologi yang memandang menjaga lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan amanah keagamaan.
Rektor berharap para guru dapat menyebarkan perdamaian mulai dari rumah tangga masing-masing, dan menjalankan semangat harmoni dalam kehidupan sosial dan lingkungan.
Uin ril
universitas islam negeri lampung
mahasiswa uin ril
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
