Mimpi Mastu, Palas Jadi Sentra Ternak Puyuh di Lampung

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

Lampung Selatan

4 Februari 2026 15:49 WIB
Ragam | Rilis ID
Mastu di tempat ternak burung puyuh dan bermimpi Palas jadi sentra di Lampung. Foto istimewa
Rilis ID
Mastu di tempat ternak burung puyuh dan bermimpi Palas jadi sentra di Lampung. Foto istimewa

RILISID, Lampung Selatan — Mengembangkan ternak burung puyuh, dilakukan Restu Budi Kurniawan (33) warga Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, sejak tahun 2019 lalu.

Kini, usahanya tersebut telah membuahkan hasil dan bisa menyuplai dapur makan bergizi gratis (MBG) hingga ratusan kilogram setiap minggunya.

Saat ditemui, Restu Budi Kurniawan atau biasa disapa Mastu mengaku, awalnya ia hanya memelihara burung puyuh sekitar 250 ekor dan sekedar iseng.

Namun, hobinya memelihara ternak membuatnya terus terpacu untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih besar.

Bahkan, pria yang sehari-hari bertugas sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP)di Kecamatan Palas, dikenal sukses mengembangkan usaha ternak burung puyuh petelur. 

"Awalnya usaha sampingan dan sekarang bisa membuka lapangan kerja bagi warga sekitar," ujar Mastu, Rabu (4/2/2026)..

Mastu menuturkan, pekerjaan sampingan sebagai peternak burung puyuh petelur tidaklah menyita waktunya saat bertugas di kantor pemerintahan.

Bahkan, kandang yang berada di pekarangan rumahnya, telah memberi keuntungan yang sangat menjanjikan dan kini merambah dengan mengembangkan bibit indukan.

"Dalam hitungan bulan, keuntungannya cukup menjanjikan," imbuhnya.

Seiring waktu, usaha Mastu terus berkembang pesat hingga kewalahan memenuhi permintaan konsumen dari berbagai daerah di Indonesia, terutama Pulau Sumatera dan Papua. 

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Ternak burung puyuh

sentra di Lampung

Mastu

Palas Lampung Selatan

suplai dapur MBG

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya