Masjid Al Hijrah Kota Baru Kembali Gelar Salat Jumat, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Apresiasi Kontribusi Mahasiswa
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ketua Badan Pengelola Masjid Al Hijrah Kota Baru Lampung yang juga Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., bersyukur karena pihaknya kembali dapat menggelar salat Jumat.
Ia menyampaikan bahwa salat Jumat kali ini merupakan yang keempat kalinya dilaksanakan di ruang utama masjid.
Nasrullah juga mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa Universitas Teknokrat, khususnya dari program studi Teknik Sipil dan Teknik Elektro, yang telah melaksanakan magang sekaligus membantu pembangunan masjid. Menurutnya, kontribusi para mahasiswa sangat besar dan nyata.
Tidak hanya mahasiswa, sejumlah mahasiswi juga ikut ambil bagian dalam pembangunan ini. Nasrullah mengaku kagum atas semangat dan partisipasi para mahasiswa dan mahasiswi yang turut serta membangun rumah ibadah.
"Hal ini memang semestinya dilakukan oleh mahasiswa, selain sebagai praktik keilmuan, juga sebagai amal jariyah karena turut serta membangun tempat ibadah," ujarnya.
Ia pun berharap mahasiswa dari fakultas dan program studi lainnya juga dapat ikut berkontribusi.
Ke depan, Nasrullah mengungkapkan bahwa pihaknya berencana membangun bulevar di depan masjid yang menghadap langsung ke kompleks kantor pemda.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pekerja yang aktif memakmurkan masjid dengan menyelenggarakan salat Zuhur dan Asar. Bahkan, baru-baru ini telah dilaksanakan salat Magrib perdana di masjid tersebut.
"Semoga ke depan masjid ini semakin makmur dengan berbagai kegiatan ibadah lainnya," harapnya.
Tak lupa, Nasrullah menyampaikan apresiasi khusus kepada Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat, Hj. Hernaini, SS., M.Pd., yang telah membantu pembangunan masjid, termasuk pengadaan mimbar khatib Jumat yang baru dan sangat bagus pada bulan lalu.
Universitas Teknokrat Indonesia
mahasiswa
masjid al hijrah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
