Mahasiswa KKN PPM 83 ITERA Kenalkan Insinerator Pengolahan Sampah di Limau Tanggamus

Agus Pamintaher

Agus Pamintaher

Tanggamus

2 Februari 2026 18:08 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Teknologi insinerator pengelolaan sampah diperkenankan mahasiswa KKN PPM 83 ITERA kepada masyarakat di Desa Tegineneng, Kecamatan Limau. Foto istimewa
Rilis ID
Teknologi insinerator pengelolaan sampah diperkenankan mahasiswa KKN PPM 83 ITERA kepada masyarakat di Desa Tegineneng, Kecamatan Limau. Foto istimewa

RILISID, Tanggamus — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM 83 ITERA di Desa Tegineneng, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, memperkenalkan teknologi Insinerator sebagai solusi pengelolaan sampah skala kecil di lingkungan desa.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja bertema “Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Insenerator” di wilayah pesisir yang masih menghadapi permasalahan lingkungan berupa penumpukan sampah rumah tangga dan belum tertangani secara optimal. 

Tingkat kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah masih tergolong rendah, kondisi tersebut semakin diperparah oleh kebiasaan yang masih membuang secara sembarangan, terutama di area perairan seperti laut dan sungai.

 Akibatnya, terjadi pencemaran lingkungan yang berdampak pada menurunnya kualitas kebersihan wilayah pesisir serta berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat setempat.

Insinerator ini dirancang untuk mengolah sampah nonorganik seperti plastik dan karet melalui pembakaran bersuhu tinggi sehingga volume abu yang dihasilkan lebih sedikit serta dapat menekan dampak pencemaran lingkungan.

Peralatan ini juga menjadi solusi pengganti pembakaran terbuka yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. 

“Kami berharap insinerator ini bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga, dan bisa menjadi model percontohan untuk dibeberapa tempat lain dalam upaya pengolahan sampah” -ujar salah satu mahasiswa KKN, Senin (2/2/2026).

Kepala Desa Tegineneng menyambut baik inisiatif ini dan berharap program ini dapat terus dikembangkan bersama warga, serta menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola sampah secara mandiri. 

Dengan adanya program kerja ini, Tim KKN PPM Kelompok 83 Institut Teknologi Sumatera berharap masyarakat Desa Tegineneng dapat mulai menerapkan pengelolaan sampah secara baik dan berkelanjutan. 

Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan desa pesisir yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Mahasiswa

KKN PPM 83 ITERA

Teknologi Insinerator

pengolahan sampah

Limau Tanggamus

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya