JNE Lampung Gelar Media Gathering Rayakan HUT ke-35, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Suasana hangat terasa di ruang pertemuan Golden Tulip, Selasa (18/11/2025), saat JNE Lampung menggelar Media Gathering dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35. Puluhan jurnalis dari berbagai media hadir dalam kegiatan yang menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan antara JNE dan insan pers.
Acara ini turut dihadiri Kepala Cabang JNE Lampung, Dody Vidi Casmana, serta Kepala Regional Sumatera Bagian Selatan JNE, Gary O Wiharto. Kedua pimpinan ini hadir langsung untuk menyampaikan pesan, apresiasi, sekaligus komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan pengiriman.
Dalam sambutannya, Dody menegaskan bahwa keberhasilan JNE hingga bertahan 35 tahun tidak terlepas dari peran media.
“Kami sangat mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin antara JNE dan media. Semoga ke depan kita bisa terus berkoordinasi, berkomunikasi, dan saling mendukung untuk kebaikan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Gary O Wiharto menyoroti perjalanan panjang JNE sebagai perusahaan ekspedisi lokal yang kini berkembang pesat di seluruh Indonesia.
“Selama 35 tahun, JNE terus berfokus pada pengembangan layanan pengiriman. Saat ini kami memiliki lebih dari 4.000 jaringan layanan di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Gary juga menyampaikan terima kasih kepada para pelanggan yang telah memberikan ulasan dan kepercayaan terbaik kepada JNE.
“Kami mohon maaf jika masih ada kekurangan. Kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
Perayaan HUT ke-35 JNE ini bukan hanya menjadi seremoni, tetapi juga menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk tetap hadir sebagai mitra terpercaya masyarakat—didukung oleh sinergi kuat antara JNE, pelanggan, dan para pekerja media yang terus mengabarkan kiprah perusahaan hingga ke publik. (*)
Jne bandar Lampung
media gathering
bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
